Pura-Pura
ditulis saat ini juga
tutup mata saya dengan apapun yang bergerak,
yang bernafas,
yang memamah biak,
yang membunuh.
tanpa pisau yang keji, tanpa parang yang menghunus
hanya dengan halauan bisikan
pelan merajam
lupa perasaan
saya mati
suaranya mekik
saya pusing
saya pura pura tak apa
saya pura pura bersenda
saya mati
saya mati
nyawa saya yang nyata terkepung di jempol kaki.
sisanya pura-pura
saya pura pura lagi, saya pura pura saya tak bisa pura pura
Tidak ada komentar:
Posting Komentar