28-558
14 November 2013
Rutukan
Cantik sekali.
cantik sekali.
ku belai terus rutukan-rutukan
ku puja puja,
ku sebut tiap hari.
Cantik sekali
entah apa godaannya
mendobrak keadaan
yang suram jadi menyuram
berharap benar didengar,
rutukan-rutukan
ku tulis. kutulis dengan ligat. semua seakan hanya abjad. sudah ku hapal.
lancar
barulah sekarang ku heran.
kenapa tak pandai aku menulis bahagia seindah aku menulis rutukan?
Sabtu, 30 November 2013
Kepada Sakit
22-554
23 Oktober 2013
Kepada Sakit
Kepada sakit.
Apa benar itu kau?
Jika bukan begitu keadaannya
jika begini sekelilingnya,
maukah kau bertandang?
menimba air mata, tak berkesudahan.
---------
24 Oktober 2013
nyeri hati
nyeri hati amat sangat
apalah obatnya, carikan
mohon benar aku untuk carikan
karena ini sebabkan butaku
aku kini buta lagi nyeri
gelap. semua gelap.
kuambil langkah serabutan
atau bagaimanapun
pokoknya tak nampak lagi jalanku
akibat nyeri ini
seriuslah nyeri ini
apalah obatnya, carikan
mohon benar aku untuk carikan
mohon aku pada Tuhan, handai taulan
sanggupkah aku berjalan,
aku lumpuh lagi nyeri
menempuh jalan ditempat--tak pernah pergi sama sekali--tapi sesak lari
akibat nyeri ini
apalah obatnya, carikan
mohon benar aku untuk carikan.
mohon.
mohon.
23 Oktober 2013
Kepada Sakit
Kepada sakit.
Apa benar itu kau?
Jika bukan begitu keadaannya
jika begini sekelilingnya,
maukah kau bertandang?
menimba air mata, tak berkesudahan.
---------
24 Oktober 2013
nyeri hati
nyeri hati amat sangat
apalah obatnya, carikan
mohon benar aku untuk carikan
karena ini sebabkan butaku
aku kini buta lagi nyeri
gelap. semua gelap.
kuambil langkah serabutan
atau bagaimanapun
pokoknya tak nampak lagi jalanku
akibat nyeri ini
seriuslah nyeri ini
apalah obatnya, carikan
mohon benar aku untuk carikan
mohon aku pada Tuhan, handai taulan
sanggupkah aku berjalan,
aku lumpuh lagi nyeri
menempuh jalan ditempat--tak pernah pergi sama sekali--tapi sesak lari
akibat nyeri ini
apalah obatnya, carikan
mohon benar aku untuk carikan.
mohon.
mohon.
Keras
12-512
2 September 2013
Keras
Ayah, ibu, apa aku terlalu keras?
sampai kapanppun, dari kapanpun
tak pernah ku mengerti
dengan apa hidup pantas disikapi.
Dunia ini untukku?
atau untuk mereka?
lebih-lebih ku tak mengerti,
kenapa aku dan mereka,
bisa jauh berbeda dalam
menyikapi hidup
Masalah yang membangunku,
aku berdiri dan yang aku tahu satu,
aku terdiri dari problematika yang aku alami
maka begitulah, apa itu alasannya
aku dianggap keras?
apa aku memang keras?
Bagiku, lingkungan terlalu berharga
Aku juga (harusnya) berharga
Jadi apa tak boleh kulindungi
semua dengan baik (menurutku)?
2 September 2013
Keras
Ayah, ibu, apa aku terlalu keras?
sampai kapanppun, dari kapanpun
tak pernah ku mengerti
dengan apa hidup pantas disikapi.
Dunia ini untukku?
atau untuk mereka?
lebih-lebih ku tak mengerti,
kenapa aku dan mereka,
bisa jauh berbeda dalam
menyikapi hidup
Masalah yang membangunku,
aku berdiri dan yang aku tahu satu,
aku terdiri dari problematika yang aku alami
maka begitulah, apa itu alasannya
aku dianggap keras?
apa aku memang keras?
Bagiku, lingkungan terlalu berharga
Aku juga (harusnya) berharga
Jadi apa tak boleh kulindungi
semua dengan baik (menurutku)?
Langganan:
Postingan (Atom)