12-512
2 September 2013
Keras
Ayah, ibu, apa aku terlalu keras?
sampai kapanppun, dari kapanpun
tak pernah ku mengerti
dengan apa hidup pantas disikapi.
Dunia ini untukku?
atau untuk mereka?
lebih-lebih ku tak mengerti,
kenapa aku dan mereka,
bisa jauh berbeda dalam
menyikapi hidup
Masalah yang membangunku,
aku berdiri dan yang aku tahu satu,
aku terdiri dari problematika yang aku alami
maka begitulah, apa itu alasannya
aku dianggap keras?
apa aku memang keras?
Bagiku, lingkungan terlalu berharga
Aku juga (harusnya) berharga
Jadi apa tak boleh kulindungi
semua dengan baik (menurutku)?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar