Kamis, 11 Desember 2014

Ibu

Ibu
43-643

Ibu
Kalau memang darahku
Sudah tidak lagi menetes
Di lantaimu
Janganlah kau bersedih
Dan kalau memang peluhmu
Berkali lipat banyak menetes
Di lantaimu
Janganlah kau tersapih

Ibu
Ini janji--namun ku tahu lama untuk menjadi tunai
Tapi aku akan pulang
Mohon jangan bimbang
Petangku sama dengan petangmu
Maka mohon jangan bimbang

Hendak benar ku pulang
Kuasa apa ku pulang?

---------
Kepada ibuku,
Maaf sekali tidak bisa tidur dirumah, membantumu meringankan bebanmu seperti biasa. Maaf sekali tidak bisa jadi teman bicaramu saat duduk di teras, atau menemanimu menonton sinetron kesukaan kita. Tapi tahanlah dulu lelahmu, ibu. Karena bila nanti aku pulang, tak akan lagi ada dirimu membanting tulang dan memeras tenaga untuk kehidupanku.

Camkan itu.
Aku berjanji.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar