38-480
30 April 2013
Rindu. Tentu saja.
Kata siapa langit dengar?
Dia saja berdusta kalau dia sedang benderang.
Larilah kau keluar kamar.
Tak ada itu,
cahaya yang mereka bicarakan.
Kata siapa debu bertanya?
Pura-pura diutus angin, jadi mata-mata
Kau sebut semuanya, kan?
dengan liarnya.
Mereka layang-layang tak jelas,
kelabui yang meyakinkan
Asa saja,
kelambu rupanya menyakitkan.
Jadi kisahnya kau nelangsa rindu
Mataku tahu, ucap cermin
Tak usah gembar-gembor.
Rindu. Tentu saja.
Tapi belajar lempar kunci buku harian ketengah laut,
atau lumpur sawah pun jadi.
-----------------
Simpan rindumu. Dia yang butuh, bukan dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar