Rabu, 08 Mei 2013

Hujan Lupa Turun

40-482
6 Mei 2013

Hujan Lupa Turun

Ini detik keberapa.

Saya tengadahkan apa yang diam,
membuat tampungan.
Membuka mulut lebar-lebar,
mata tutup rapat-rapat
Tapi tak kunjung terasa,
walau anginnya sudah kucium
Walau aku sudah dijambak-jambak badai
Walau gemuruhnya kejutkan jantungku
Guruh, petir, kilat nyasar terus menyambarku,
walau matahari tutup warung
Padahal senja belum turut
Walau orang sudah berlarian,
delik-delik mata mencari atap.

Dan saya bukan mereka.
Saya meranggas, saya dibakar dunia.
Tapi sayang,
hujan lupa turun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar