3 Mei 2014
Sahabat Lama
Sahabat lama
Ah, tak ada lagi sedikitpun ku tahu kabarnya
Padahal silam ku sampai hapal jumlah darahnya
Sahabat lama
Mampukah terkenang wajah busuk ini?
Yang kadang suka rela menyumbang tawa,
meski sedang menggalakkan tangis
Sahabat lama
Kalau nanti ntah dijalan banmu kempis
Atau kehabisan bensin
Telponlah aku ya
Tapi bagaimanalah caranya ku beritahu
Kalau rumahku tak disitu lagi
Aku sudah pindah tiga tahun
Menuju sahabat baru
Tapi sulit pula lah menyulut kisah seperti kita
Seandainya kau bisa membaca surat ini
Mungkin tulisanku sudah lain
Entah titik di huruf 'i' nya agak miring
Atau 'a' nya lebih bulat
Akupun tak paham
Mungkin tak layaknya aku
Aku yang kau kenal
Tapi hatiku tetaplah aku
Aku yang kau kenal
Tertanda, sahabatmu yang sebentar,
mengingatmu yang lama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar