41-211
3 Februari 2010
Dendam
ada sebuah tali yang regang
dibalik keributan yang kini lengang
yang terus regang, apapun menjelang
hinggapun tegang
lama-lama ia tak tahan
dengan berat hati, ingin mencekik diri sendiri
tak mungkin mati pelan-pelan
dipastikan tak mungkin berlari
ada dendam yang menyelingi,
kita satu sama lain
yang berpura-pura melemah,
dan tak disangka-sangka selalu ingin melilit
ada dendam yang membaluti,
hati satu sama lain
hanya akan ada satu pemenang
yang ingin menang sendiri
yang kalah urungkan diri
yang hilang kuatkan diri
perasaan ini menghasut bukan main
Tidak ada komentar:
Posting Komentar